Selalu Ada PesanNya

067456a9323faee284df6d9b11d74ccf

“Hayati lelah, Tuhan!”

Entah siapa itu Hayati, tapi namanya kerap disebut-sebut saat kita merasa kelelahan. Sejujurnya beberapa waktu ke belakang adalah minggu yang benar-benar melelahkan secara fisik dan juga mental. Kemudian, secara sadar benar-benar merindukan waktu untuk duduk diam, menikmati suara Tuhan, membaca firman dalam waktu yang lama. Merindukan waktu untuk menulis apa yang dirasakan, dialami, dan menyalurkan “kegelisahaan” yang kalau tidak ditulis tidak akan membuat tidur saya tenang.

Suka sok bertanya-tanya “kapan punya waktu diam begini sama Tuhan, bisa merenungkan firmanNya?”. Kedengarannya rohani banget! Padahal, di lain sisi saya rasa ini hanya alasan karena tidak menyediakan waktu untuk diam dan dengar Dia mau bilang apa karena terlalu lelah. L.E.L.A.H.

Kemarin, setelah mempersiapkan cue card dan rundown untuk event di hari Sabtu nanti, terpaksa pulang jam 21.30 WIB. Dalam hati sudah bilang mau nyusul komsel, tapi di sisi lain “Hayati lelah, Tuhan.” dan mulai menimbang-nimbang.

Akhirnya…memutuskan untuk pesan kendaraan dan menempuh perjalanan menuju tempat komsel. Dalam hati ada yang bicara kalau Dia mau menyampaikan sesuatu yang harus saya dengarkan, that’s why saya harus datang.

Sampai di sana, hanya dapat setengah firman yang sejujurnya nggak tahu juga itu DL (Date leader)nya lagi bahas yang bagian mana.

Saya mulai mendengar dari bagian perempuan yang dengan imannya menyentuh jubah Yesus lalu sembuh. Kemudian janda yang mengalami mujizat anaknya dibangkitkan, dan akibatnya berubah pula semua aspek dalam hidupnya. Sebelumnya sudah pernah dengan pembahasan luar biasa tentang janda ini melalui A. R. Bernard. Bagaimana Tuhan bekerja itu nggak pernah setengah-setengah. Ketika Dia menyelesaikan masalah kita, Dia akan menyelesaikan semuanya secara sempurna. Tapi, kita yang nggak bisa melihat secara keseluruhan apa yang Ia kerjakan, namun yang bisa kita lakukan hanya percaya bahwa Allah masih dan tetap bekerja.
Kemudian pembahasan berlanjut tentang Gideon di kitab Hakim-hakim. Actually, ini adalah salah satu kitab favorit saya karena banyak warriors di dalamnya.

Hakim-hakim 7: 2-3
…”Terlalu banyak rakyat yang bersama-sama dengan engkau… maka sekarang, serukanlah kepada rakyat itu …lalu pulanglah dua puluh ribu orang dari rakyat itu dan tinggallah sepuluh ribu orang…

Dalam pasal ini diceritakan bagaimana bangsa Midian menjajah bangsa Israel. Gideon sendiri awalnya datang bersama tiga puluh dua ribu rakyatnya untuk berperang, namun Tuhan menyisihkan mereka hingga tiga ratus orang. Bukan masalah kuantitas, Tuhan benar-benar melihat kualitas mereka. Kemudian, mereka pun pergi berperang dengan jumlah yang sangat kecil dan menang.

First, saya langsung ingat dengan salah satu scene dalam film Hacksaw Ridge yang diperankan oleh Andrew Garfield. Bagaimana dengan jumlah tentara yang tersisa dapat memenangkan pertempuran tanpa ada satu pun yang terluka di akhirnya. Semua terjadi karena mereka menunggu Desmond Doss (Andrew Garfield) selesai mendoakan mereka. Secara logika, ini jelas mustahil, tapi tahu sendiri kan kalau sudah Dia yang berperang?

Sometimes, i can’t imagine the way my God do the “silly” things to our rival.

Di dalam ayat 21 dikatakan “tentara musuh menjadi kacau balau, berteriak-teriak dan melarikan diri.” Pada ayat selanjutnya bahkan cerita semakin seru. Tapi, pada akhirnya nama Tuhan yang dimuliakan melalui Gideon dan 300 orang yang berperang bersamanya.
Kemudian, pembahasan berlanjut lagi ke ayat ini,

Yosua 4: 23-24
Sebab Tuhan, Allahmu, telah mengeringkan di depan kamu air sungai Yordan, sampai kamu dapat menyebrang… supaya SEMUA BANGSA di bumi tahu, bahwa KUAT TANGAN TUHAN, dan supaya mereka selalu takut kepada Tuhan, Allahmu…

Di dalam pasal ini dijelaskan bagaimana Tuhan memakai Musa yang gagap dan juga Yosua memimpin bangsanya menyeberangi sungai Yordan. Lagi-lagi dengan kekuatan Tuhan, air sungai pun dibuat berbalik arah sehingga tidak sedikit pun mereka terkena air saat mereka menyeberang.

Dari cerita dan referensi ayat di atas, secara sadar, kembali diingatkan akan kekuatan Tuhan yang nggak ada tandingannya dan saya bukan apa-apa. Di postingan sebelumnya, saya juga menjabarkan bagaimana pekerjaan Tuhan luar biasa dan hal itu memberi dampak untuk banyak orang. Kemudian sekali lagi, mendapatkan pesan bahwa…

“Hei Nin, Dia yang atur kendali akan alur hidup kamu. Tugas kamu, hanya percaya, pasang kuping baik-baik, dengar-dengaran, dan dekat-dekat dengan Dia yang menjadi sumber kekuatan.”

Capek, sih! Tapi, tahu siapa sumber kekuatan kita dan tahu Dia akan bekerja menangani semuanya secara keseluruhan, membuat saya tetap bisa menjalani hari-hari dengan sukacita (walau pedih…).

Dari dulu sampai kapan pun, Tuhan Yesus itu gitu, nggak berubah. Suka banget menggunakan orang-orang yang dikucilkan, orang-orang yang dipandang sebelah mata sama orang lain, orang-orang yang dianggap nggak bisa apa-apa untuk jadi alatNya. Karena dengan demikian, banyak orang akan melihat pekerjaanNya yang luar biasa dalam hidup orang yang dipakainya. Dan hendaknya nggak ada seorang pun yang bermegah diri atas keberhasilannya. Ketika kita dipakai Tuhan, Dia ingin kita menjadi dampak buat orang lain. Orang lain lihat Tuhannya, bukan kitanya. Bukan kita.

KENAPA?

Supaya semua bangsa di bumi tahu, bahwa kuat tangan Tuhan, dan supaya mereka selalu takut kepada Tuhan, Allahmu.

Kuat tangan Tuhan, bukan kekuatanmu.

Karena Dia dapat mengatasi semua masalah. Lebih dari semua itu, mungkin saat ini kita nggak bisa lihat atau rasa campur tangan Tuhan, tapi teruslah percaya bahwa Allah turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia.

He hasn’t finish yet, still believe because…

All we need is Jesus. 🙂

all-i-need-is-you-phone

Xox,
Ninta.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s