Jakarta, Aku Cinta! Jakarta, Saranghae!

jakarta

Jakarta, 14 Januari 2016 sepertinya kembali menjadi bagian sejarah ibu kota kita tercinta. Betapa tidak, pengeboman serta kejar-kejaran terorisme terjadi dalam waktu yang cukup cepat. Beberapa menjadi korban, but, praise the Lord masalah ini berlalu sekejap mata. Kejadian ini jelas menyita banyak perhatian masyarakat, khususnya masyarakat kreatif pencipta design untuk beragam hashtag dan tulisan bersifat positif untuk mendukung Jakarta. Belum lagi, guyonan-guyonan yang benar-benar menghibur, mulai dari foto tukang sate yang setia berjualan di sekitar area pengeboman hingga “pengejaran” akun instagram Pak Polisi ganteng. Ini positif sekali, hahaha.

Anyway, pengalaman di hari Kamis ini memberikan banyak pelajaran untuk saya. Terkait dengan apa yang sedang “dipelajari” di gereja tempat saya bertumbuh dengan tema tidak takut, no worries, have faith dan semacamnya.

Ceritanya, tepat di hari pengeboman terjadi saya sedang rapat bersama seluruh redaksi. Satu per satu mulai panik dan nggak konsen ikut rapat. Ditambah lagi, salah satu suami dari redaksi diduga berada di sekitar lokasi dan susah dihubungi. Dalam hati, saya sudah mau mengajak semuanya berdoa bersama tapi untuk mengeluarkannya rasanya ada yang menahan. Sebagai orang yang bukan tergolong orang yang speak out  banyak sekali pertimbangan untuk mengeluarkan statement ini.

Akhirnya,

“Kita doa sama-sama, yuk!”

Perasaan saya lega saat mengungkapkannya, tapi kembali “terluka” ketika mendengar jawaban yang lain…

“Nggak lebay ya sampe berdoa bareng segala?”

🙂

Yang lain kemudian keluar dari ruang meeting kemudian menyaksikan berita secara online. Jujur, takut ada cemas ada tapi kedamaian selalu bersama itu menguatkan. Saya dan satu teman lainnya mengambil waktu untuk berdoa. Saya pinjam musala di ruang rapat, teman saya salat di musala yang lain.

Malamnya, seorang teman menghubungi saya.

“Kak, kita jadi datang ke Kuningan City?”

Saya membalas…

“Hmm… Lihat keadaan nanti. Kalau aman, kita jalan. Aku, sih, kayaknya tetap jalan.”

Yang aku pikirkan cuma satu, jika keadaan kembali tenang di malam hari, betapa luar biasanya waktu yang akan aku dan teman-teman gunakan untuk melakukan penyembahan dan doa untuk Jakarta. Bersyukur untuk kejadian yang ada dan keadaan yang kembali normal perlahan-lahan.

Seorang sahabat saya bahkan bertugas di lapangan untuk meliput live karena ia bekerja sebagai reporter di stasiun tv.

“Nanti malam, kita ketemu, kita peluk-pelukan ya! Stay safe!

Bisa membayangkan sahabat turun ke lapangan meliput pengeboman itu rasanya…

Dengan kasih Tuhan, entah bagaimana caranya anak ini bisa datang melayani sebagai choir malam itu. Iya, aku lebay. Iya, aku baper sama apa yang sudah Tuhan buat. Ini anugerah! Dan kami menutup malam dengan berpelukan cukup lama seusai ibadah.

Semua perkara hari ini, kembali mengingatkan saya pada pesan my dear Lord for His prince and princess. Peringatan ini juga untuk kita yang tinggal di kota ini dan kota tempat kita berada untuk tetap berdoa dan berjaga untuknya.

Kalau dipikir-pikir, orangtua, gebetan, promosi pekerjaan bisa kita doain tiap malam saking ngebetnya. Tapi mengingat kota tempat kita tinggal bisa dihitung jari. Salah satu pesan yang aku dapat dari mama dan pembimbing rohaniku dulu di Bontang adalah keberadaan kita di suatu kota harus menjadi dampak dan membawa berkat. Sekecil apapun. Perkatakan berkat untuk kota tempat kita berada, everywhere.

Yeremia 29:7
Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada Tuhan, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu.

Yesus sendiri jelas meminta setiap kita untuk mendoakan kota di mana kita berada. Bukan cuma setiap hari Minggu, bukan cuma setiap ada bencana atau terorisme namun setiap malam sebelum tidur atau saat kita mengambil waktu berlutut setiap harinya. Setiap saat.

Tulisan ini, saya buat atas apa yang saya rasa rasakan.
Ada pesan di dalamnya yang dibisikkan, “Ninta… tulis ini. Untuk kamu, untuk semua orang.”

xox
Ninta.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s