Potong Rambut, Kamu Patah Hati?

“Eh… rambutnya dipotong. Kamu patah hati ya?”

Seringkali potong rambut dikaitkan dengan patah hati. Entah untuk menyalurkan ekspresi, buang sial atau mengubah nasib katanya.

Me

Maapin muka yang belang-belang :p

“A woman who cuts her hair is about to change her life.” ― Coco Chanel

Tapi, saya lebih setuju dengan kutipan di atas. Kali ini saya memotong rambut karena tidak hanya ingin mengubah kehidupan saya saja tetapi juga hidup orang lain dengan memberikan harapan, khususnya harapan hidup untuk adik-adik yang terkena kanker.

Tidak ada yang tahu kapan kanker akan menyerang, khususnya pada anak-anak. Kanker dewasa bisa dicegah, namun tidak demikian dengan kanker anak. Beberapa kanker yang kerap menyerang anak adalah Retinoblastoma atau kanker mata, Leukemia atau kanker darah, Limfoma atau kanker kelenjar getah bening dan Tumor Wilms yang menyerang ginjal. Faktanya, Indonesia memiliki kira-kira 11.000 kasus kanker anak/tahun dan 650 kasus kanker anak/tahun di Jakarta yang sebagian besar terjadi pada keluarga yang kurang mampu. Sumber: Yoaifoundation

Lalu, bagaimana bisa dengan memotong rambut kita memberikan harapan dan mengubah hidup anak-anak penderita kanker? Melalui gerakan Shave for Hope kita bisa memberikan harapan, empati, materi, impian dan juga mungkin masa depan bagi adik-adik penderita kanker, lho. 🙂

Di tahun 2013 saya dan teman saya, Michael, mengikuti acara ini di Gandaria City. Mengutip tulisan Mike, Shave for Hope adalah sebuah gerakan sosial, yang diinisiasikan oleh Asian Medical Students’ Association (AMSA) Indonesia dan Evio Production, berkolaborasi dengan Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia – Community of Children with Cancer (YPKAI – C3). Ide ini berasal dari kesuksesan acara dengan konsep yang sama di negara-negara berkembang seperti Amerika Serikat, Singapura, dan Australia. Shave for Hope bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, menggalang dana, dan menunjukan empati terhadap anak-anak yang mengidap penyakit kanker di Indonesia. Sumber dari: shaveforhope.org

Saat itu Mike sudah mendaftar sebagai partisipan, sedangkan saya hanya menemani Mike dan temannya yang lain. Tergerak dengan acara ini namun belum bisa menjadi Social Angel, sebutan untuk mereka yang menyumbangkan rambutnya, saya memutuskan untuk menjadi peliput bayangan untuk acara ini dengan hashtag #shaveforhope melalui akun twitter pribadi saya. Dan saya sangat senang ketika mendapat respon yang baik dari banyak pihak yang terlibat langsung dalam acara ini seperti me-retweet dan juga memberi komentar. Bahkan, saya berkenalan dengan beberapa teman baru.

Tahun ini, tahun yang saya nantikan. Shave for Hope kembali diadakan, kali ini mengambil tempat di Lippo Mall Kemang dan saya sudah jauh-jauh hari mendaftarkan diri via online untuk menjadi Social Angel. Rambut sudah cukup panjang dan secara mental saya sudah siap bahkan tidak sabar. Jujur, sedikit deg-degan menuju hari-H, but… i nailed it!

Kids can’t fight cancer alone, let’s help them.

PicsArt_1441791441670

Before and after shaving :)

Advertisements

3 thoughts on “Potong Rambut, Kamu Patah Hati?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s