Alpha dan Negeri Aksara

Aku tinggal di sebuah dunia yang bernama Aksara, sebuah dunia kecil di dalam planet Venus. Kami cinta akan kata-kata. Ketika jatuh cinta, kami tak sembarangan menulis atau mengucapkan cinta. Aku, sebut saja Alpha, kau dapat menyebutnya Alfa seperti huruf pertama dalam abjad atau yang artinya sebuah awal. Aku wanita, bukan pria. Walau pun kebanyakan pria menggunakan nama Alpha.

Bulan ini adalah bulan yang sangat dinanti remaja sepertiku. Usiaku remaja akhir menuju dewasa, walau terkadang aku berharap untuk tidak terlalu cepat menuju tua. Kenapa bulan ini begitu dinanti? Karena akan ada sayembara menulis surat. Beberapa pemenang akan dipajang hasil karyanya di langit jingga setiap kali Aksara, dunia kami, berputar. Dunia kami berbeda dengan dunia manusia. Jika kalian dapat berjalan lurus, tidak dengan kami. Kami ikut berputar sebagaimana Aksara berputar. Pernah menyaksikan sebuah film yang tampak seperti itu? Ya, mereka mungkin terinspirasi dari dunia kami.

Aku, biasanya aku akan menulis agar karyaku ditampilkan. Entah kenapa, ada perasaan puas dan bangga. Aku tidak akan mendapatkan sekantung emas atau anak panah untuk berburu. Hanya tepuk tangan dan decak kagum dari para penikmat kata, tentunya saat mereka duduk-duduk di bukit Puisi dan aku duduk memandang mereka sembari berteduh di bawah pohon Dawat. Ingin tahu salah satu karyaku yang pernah mengudara? Judulnya Penawaran Paket Tour Masa Depan. Ini adalah surat dan juga doa untuk calon suamiku kelak. Percayakah kamu, karyaku banyak dipakai menjadi motivasi bahkan sebuah janji masa depan wanita-wanita seusiaku yang sedang menunggu pasangan mereka turun dari Mars.

“Selamat siang tuan calon pemilik hati dan hidupku, sedang di mana? Mencari aku kah? Atau sedang menjalani hidup bersama yang lain, yang nantinya akan membentukmu hingga kau akan bertemu aku. Aku ingin menawarkan sebuah paket perjalanan hidup untuk Anda dan calon buah hati kita di masa depan. Namun sebelumnya, aku di sini masih berpikir dan berjuang untuk menjadi yang terbaik untukmu kelak.

Berpikir dan belajar akan setiap kekuatan serta kelemahanku agar dengan semuanya itu nantinya akan membawamu pada suatu perjalanan panjang yang akan sangat sangat disayangkan jika kau tak melewatinya bersamaku. Ya, aku menyediakan paket perjalanan panjang bersama-sama dan pastinya bersama Dia, pemandu andal, yang akan memandu kehidupan kita nantinya.

Kamu, sudah menyiapkan apa? Sampai saat ini, aku terus belajar untuk menjadi pengendali diri, belajar menjadi penggoda untukmu, belajar menjadi seorang psikolog yang baik untukmu, belajar menjadi seorang penggali tambang yang sabar dan tak mengenal waktu untuk mendapatkan berlian, menjadi seorang peri dan bidadari, belajar menjadi pendamping dan penopang yang tepat untuk mu yang akan bergumul lebih keras daripada aku.

Ibarat seorang atlet, saat ini aku sedang belajar menjadi seorang pelatih yang baik agar siap memaksimalkan kemampuanmu dan mendukungmu menang atau kalah. Itu sudah jadi jalan hidupku saat aku menjadi seorang aku.

Wanita toh diciptakan untuk semua itu. Jika aku tidak memaksimalkan semuanya itu, bagaimana aku bisa membahagiakanmu? Ya, karena menikah adalah membahagiakan, menguatkan dan mendampingi hingga mati. Di mana pun kamu berada, maksimalkan waktumu.

Maksimalkan kesempatan yang ada hingga ketika dunia menuntut kita bertemu. Aku menunggumu sampai aku akan mengungkapkan aku mencintaimu, seumur hidupku.”

– Gubahan dari tulisan Penawaran Paket Tour Masa Depan, 24.02.2014

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s