(Jika) Cinta Bukan Dia

Ada saat di mana hati mengais.
Ada saat di mana mata tak lagi menangis.
Ada saat di mana hati merana.
Ada saat di mana hati tak berhenti tertawa.
Ada saat di mana kita berhenti mencinta.
Ada saat di mana kata terucap terbata.
Ada saat di mana sengal nafas tak lagi terasa.
Ada saat di mana debaran jantung berdetak satu ketuk lebih cepat tanpa suara.

Pergilah mencinta, tanpa harus selalu menenteng duka.
Pergilah mencinta, tanpa harus berharap cinta adalah dia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s